Tidak selalu di atas


Hari lalu seperti biasa diri menemani ibu dan adik ke rumah itu .Dan diri pun menunggu diluar. Masa mula duduk termenggu di sudut tepi buaian lagi diri mulai senyap . Hati jadi kelam dan sepi . Terjeda lagi . Diri melihat diri yang terkadang mengeluh . Alahai hanya sedikit terjatuh . Dan dia - sakit parahnya masih sudi hulur senyum .Sementelah kulihat lagi seorang yang tak berapa cukupnya menegur semua yang dijumpa. Yang jawab macam terima ikhlas tidaknya . Ya,  sesedih itu ku memikir. Tak cukupkah diriku yang sihat ? Ada anggotanya , ada hidupnya , yang masih berpeluang layan apa aku suka, malah masih ada yang sudi mendengar apa aku rasa ?

Tapi - aku memang tak sedar diri lagaknya - tak bersyukur apa aku ada.
Gila ke apa - tak perasan diri tak mampu hidup selamanya !


Diri , di tempat yang orang lain kita tertunduk tengok ke bawah, dan kita pula berdiri megah - kita patut sedar,  bila-bila masa kita mampu rebah .Beringatlah ..




p/s : AL-fatihah untuk ramainya jiwa yang telah pergi tahun ini.
 Semoga semuanya dirahmati dan dipermudahkan . 
Insyaallah, Amin .



2 yang menasihati:

  1. kita juga pasti dijemputNya...

    ReplyDelete
  2. @zEri , KAN Kita juga bakal ke sana . wallahualam :(

    ReplyDelete

Untuk kesudian membaca dan memberi berkata-kata - saya berterima kasih.





Anem Arnamee © TERIMA KASIH ♥



click to te top