Merungut tewaskan bersyukur 10-0


Hari itu seperti biasa diri menemani ibu dan adik ke rumah itu .Dan diri pun menunggu diluar. Masa mula duduk termenggu di sudut tepi buaian lagi diri mulai senyap . Hati jadi kelam dan sepi . Terjeda lagi . Diri melihat diri yang terkadang mengeluh . Alahai hanya sedikit terjatuh . Dan dia - sakit parahnya masih sudi hulur senyum .Sementelah kulihat lagi seorang yang tak berapa cukupnya menegur semua yang dijumpa. Yang jawab macam terima ikhlas tidaknya . Ya,  sesedih itu ku memikir. Tak cukupkah diriku yang sihat ? Ada anggotanya , ada hidupnya , yang masih berpeluang layan apa aku suka, malah masih ada yang sudi mendengar apa aku rasa. Tapi - aku memang tak sedar diri lagaknya - tak bersyukur apa aku ada.

Gila ke apa - tak perasan diri tak mampu hidup selamanya. Sudah sudahlah tu Nem ,  hargailah apa yang ada - sementara MASIH ada.

Kuat! *kan kita hanya akan diuji ikut kemampuan kita , ye dak ? *:)

Jangan asyik nak memberontak . Berehatlah .

---

Diri , di tempat yang orang lain kita tertunduk tengok ke bawah, dan kita pula berdiri megah - kita patut sedar,  bila-bila masa kita mampu rebah .Beringatlah ..





1 yang menasihati:

  1. Betol 2..Allah SWT xkan menguji kita lebih dari yg termampu kita tanggung..

    p/s : yakinilah, pada ketika diri merasakan tidak mempunyai sesiapa, ALLAH SWT itu mencukupi segala-galanya. ~ RAM

    ReplyDelete

Untuk kesudian membaca dan memberi berkata-kata - saya berterima kasih.





Anem Arnamee © TERIMA KASIH ♥



click to te top