Showing posts with label Arul Rasheed. Show all posts
Showing posts with label Arul Rasheed. Show all posts

 



Arul Rasheed - Gadis Kebaya Ungu 


Lyric

Pertama

Pertama kali ku melihat dirinya

Si cantik berkebaya ungu bertudung anggunnya


Buat ku terfikir siapa dia

Buat ku tertanya dari mana dia

Ingin ku menegur malu rasanya

Harus ku lakukan bagaimana?


Dia dari mana

Gadis secantiknya

Ingin aku tahu siapa namanya


Dia dari mana

Gadis semanisnya

Elok lesung pipit di atas bibirnya

Oo


Ku cuba

Ku cuba untuk mendekati dirinya

Namunku dapat merasakan pasti ditolak si dia


Buat ku terfikir siapa dia

Buat ku tertanya dari mana dia

Ingin ku menegur malu rasanya

Harus ku lakukan bagaimana


Ulang c/o


Aku dari sini

Mencuba mencari

Jejaka idaman pencuri hati


Aku dari sini

Dan masih menanti

Kekasih idaman menyunting diri


Ulang c/o

 



Merindukanmu tak mudah

Merindukanmu sangat lelah

Sakitku rasakan tak pernah berkurang

Dari dulu, selamanya


Aku merindukanmu setengah matiku

Aku merindukanmu separuh jiwa

Walau kini kamu tiada lagi

Tetap rasa, tetap anggap kamu ada


Merindukanmu sangat berat

Hinggaku terjatuh dan terluka

Sakitku rasa tak pernah berkurang

Dari dulu, selamanya


Aku merindukanmu setengah matiku

Aku merindukanmu separuh jiwa

Walau kini kamu tiada lagi

Tetap rasa, tetap anggap kamu ada


Aku merindukanmu setengah matiku

Aku merindukanmu separuh jiwa

Walau kini kamu tiada lagi

Tetap rasa, tetap anggap kamu ada


Aku merindukanmu setulus hatiku

Aku merindukanmu tak terucap lagi

Sampai bila kuharus begini

Sampai bila kuterus merindukanmu










Pelita dah bernyala

Menerangi semesta

Tanda kita nantikan

Meraikan lebaran


Indahnya suasana

Riang hati tak terkata

Pulang raya bersama

Di desa yang tercinta


Marilah hai semua

Sanak dan saudara

Di pagi yang mulia

Beraya bersama


Jom balik kampung

Jom balik raya

Gelak tawa bermesra

Bersama keluarga tercinta


Jom balik kampung

Jom balik raya

Gelak tawa bermesra

Bersama keluarga tercinta


Di pagi mulia


Indahnya suasana

Riang hati tak terkata

Pulang raya bersama

Di desa yang tercinta


Marilah hai semua

Sanak dan saudara

Di pagi yang mulia

Beraya bersama


Jom balik kampung

Jom balik raya

Gelak tawa bermesra

Bersama keluarga tercinta


Jom balik kampung

Jom balik raya

Gelak tawa bermesra

Bersama keluarga tercinta


Di pagi mulia


Titipkan kesyukuran

Doa serta harapan

Bersyukurlah kita

Ke atas rahmat Nya


Jom balik kampung

Jom balik raya

Gelak tawa bermesra

Bersama keluarga tercinta


Jom balik kampung

Jom balik raya

Gelak tawa bermesra

Bersama keluarga tercinta


Di hari mulia


Di hari mulia

Lalalalala...

Lalalalala...

Lalalala lalalalala...

Lalalala lalalalalala... aaaa




Sumber:

https://www.azlyrics.com/lyrics/aimantino/jombalikkampung.html










 



Setelah ku mencoba

Memahami yang terjadi

Sepertinya dirimu

Memang sudah tak 

Ada rasa cinta


Semua sudah terbaca

Saat kau tak lagi 

Bilang sayang

Bilang rindu kepadaku


Dan aku bisa berbuat apa

Jika memang kau sudah 

Tak ingin bersama

Kini ku hanya bisa melihatmu

Sebatas gambar saat 

Bersama dulu


Lihatlah aku dengan hatimu

Sungguh ku rapuh 

Sejak kau tinggalkanku

Cinta yang ku berikan

Tak bisa membuatmu bertahan

Kau pergi tanpa sebuah alasan


Tahukah engkau di setiap malamku

Selalu berdoa menyebut namamu

Untuk terakhir kali

Kita bisa bertemu kembali

Meski dengan kisah yang berbeza

 

Dan aku bisa berbuat apa

Jika memang kau sudah 

Tak ingin bersama

Kini ku hanya bisa melihatmu

Sebatas gambar saat 

Bersama dulu


Lihatlah aku dengan hatimu  

Sungguh ku rapuh 

Sejak kau tinggalkanku

                   

Cinta yang ku berikan

Tak bisa membuatmu bertahan

Kau pergi tanpa sebuah alasan


Tahukah engkau di setiap malamku

Selalu berdoa menyebut namamu

                 

Untuk terakhir kali

Kita bisa bertemu kembali

Meski dengan kisah yang berbeza




Sumber: Chord Terakhir Kali






Lirik lagu Separuh Jiwaku Mati - Arul Rasheed


Kisah yang indah kini kumencari

Rasa yang hebat kini kuingini

Namun tiada lagi

Tinggal hanya mimpi


Separuh jiwaku mati

Setengah ragaku hilang

Saat kamu tiada 

Jauh tinggalkan diriku 


Janji dipatri

Hilang tanpa kata

Sumpah diberi

Hanya tinggal nista


Namun tiada lagi

Tinggal hanya mimpi 


Separuh jiwaku mati

Setengah ragaku hilang

Saat kamu tiada

Jauh tinggalkan diriku


Ku mencari cinta

Cari bahagia

Namun masih rasamu di sini


Separuh jiwaku mati

Setengah ragaku hilang

Saat kamu tiada

Jauh tinggalkan diriku


Separuh jiwaku (jiwaku luka) 

Setengah ragaku pergi

Bila tiada kamu

Di sini









Apa mahumu sayang

Apa mahu dariku

Telah kucuba semuanya

Untukmu padamu


Telahku beri semua

Apa yang kau inginkan

Apa lagi kau mahukan

Kucuba lakukan


Oh Tuhan

Ku cinta dia

Oh Tuhan

Ku sayang dia

Oh Tuhan

Jagakan dia

Untukku bila aku tiada


Apa lagi pintamu

Kan kucuba turuti

Kuserahkan semuanya

Jiwaku ragaku


Oh Tuhan

Ku cinta dia

Oh Tuhan

Ku sayang dia

Oh Tuhan

Jagakan dia

Untukku bila aku tiada




Oh Tuhan

Ku cinta dia

Oh Tuhan

Ku sayang dia

Oh Tuhan

Jagakan dia

Untukku bila aku tiada


Oh Tuhan

Dia segalanya

Nadiku juga nyawaku


Selamanya hanyalah dia

Tetap kucinta ke akhir nyawa











Anem Arnamee 2026 © TERIMA KASIH ♥



click to te top