Ku bisikkan kata cinta ikhlas dariku

Yang memerlukan kasih dan sayang-Mu

Izinkan ku bawa hatiku bersama 

Memohon pimpinan-Mu


Apakah hari esok ada untukku

Mengucapkan kata cinta kepada-Mu

Ku berharap Kau tunaikan cita-citaku

Akhir bersama-Mu


Mungkin tak ku bisa kerana salahku 

Yang mengotor diri dan banyak dosaku

Hingga ku abdikan jiwaku untuk bersama-Mu 

Izinkan ku hidup dalam kasih-Mu


Ku mengejar cinta-Mu dan bawaku bersama

Menuju bahagia di dalam sejahtera

Tiada kata indah ku mengagung nama-Mu

Lafaz kasih suci


Harapan yang ada moga diterima

Ku bersujud rayu di penghujung masa

Hadirlah cinta-Mu di setiap helaku

Dan berseru Engkaulah Rahmanku




Langkah sudah diperkemas

Niat sudah diperhalus

Cakap hias dan berkias

Adab tinggi kekal tulus


Dayung sudah di tangan sayang

Perahu di air sudah

Biar putih tulang sayang

Jangan sekali putih mata 


CHORUS

Terbang tinggi tinggi

Tinggi lagi

Dari pangkal ke hulu

Awanan jadi saksi

Ahaa.. 

Terbang tinggi tinggi

Sekali lagi

Perkasa jiwamu

Jadi bintang di langit

Ahaa... 


Rempuh, tawan, tempuh, lawan

Suara hati jadi bekalan

Apa ada di mata minda

Galas sampai jadi kenyataan


Dayung sudah di tangan sayang

Perahu di air sudah

Biar putih tulang sayang

Jangan sekali putih mata


CHORUS 

Terbang tinggi tinggi

Tinggi lagi

Dari pangkal ke hulu

Awanan jadi saksi


Terbang tinggi tinggi

Sekali lagi

Perkasa jiwamu

Jadi bintang di langit

Ahaa


(Aman Ra)

Hidup tak kerana kau

Mati tak kerana sumpah


Hendak berjuang


Adat periuk berkerak


Adat lesung berdedak


Hendak berwang


Bertentang muka


Menghadap kawan


Jangan sampai berkeris


Bercekak pinggang


Menghadap lawan

Jangan sampai mengemis


Jika tiada
 tangan diikat di langit

dan kaki dipasak di bumi


Maka tiada perlu
mengoyak langit


dan menterbalikkan bumi


Yang berat sama diangkat


Hanya bersama yang
sebangsa denganku


Yang jauh sama diperdekat hanya bersama yang
 selangkah denganku


Dayung sudah di tangan sayang

Perahu di air sudah

Biar putih tulang sayang

Jangan sekali putih mata


CHORUS

Terbang tinggi tinggi

Tinggi lagi

Dari pangkal ke hulu

Awanan jadi saksi


Terbang tinggi tinggi


Terbang tinggi tinggi

Sekali lagi

Perkasa jiwamu

Jadi bintang di langit




*****



Antara sumber: shahbanaherman4329

 



Apakah soal nyaman terungkap

Di sikap yang takkan berubah

Di pulau yang ku namai rumah dahulu


Apakah rumah itu terbakar?

Karna bersuara soal hatiku

Lebih baik berdiam sahaja

Di pulau yang kunamai rumah dahulu


Tetap tiap bunga akan ku siram

Walau yang kulalu tetap ku pendam

Dengan harapan, namun sampai bila?

Harus begini


Ku minta maaf (kau minta maaf)

Aku yang salah (memang kau salah)

Ku minta maaf (kau minta maaf)

Aku yang salah (memang kau salah)


Apa kau fikir ku tak merasa

Retak yang tertumbuh di tiap jeda

Bukan tak ingin aku bersuara

Namun ku takut karamkan segala-galanya


Tetap tiap bunga akan ku siram

Walau yang kulalu tetap ku pendam

Dengan harapan, namun sampai bila?

Harus begini


Ku minta maaf (kau minta maaf)

Aku yang salah (memang kau salah)

Ku minta maaf (kau minta maaf)

Aku yang salah (memang kau salah)


(Apakah soal nyaman terungkap)

(Di sikap yang takkan berubah)

(Tetap tertunggu, tetap mengalah)

(Di pulau yang kunamai rumah dahulu)


(Apakah rumah itu terbakar?)

(Karna bersuara soal hatiku)

(Lebih baik berdiam sahaja)

(Di pulau yang kunamai rumah dahulu)








 



Kerana terpaksa

Ku meninggalkanmu

Sedang hatiku

Masih bersamamu

Tega kau relakan

Ikatan tulus hatimu

Bilaku lerai


Itulah salahku

Kulupakan dirimu

Ku lakukan yang tak harus

Memilih dirinya


Itulah salahku

Ketepikan cintamu

Cintaku yang tak harus

Memilih yang salah

Selalu


Seandainya boleh

Kurayukan lagi

Benarkanlah aku

Kembali padamu

Biar ku rawati

Ku anggap kau liabiliti

Luka kau... ku lukakan


Itulah salahku

Kulupakan dirimu

Ku lakukan yang tak harus

Memilih dirinya


Itulah salahku

Ketepikan cintamu

Cintaku yang tak harus

Memilih yang salah

Selalu

Salahku selalu


Tega kau relakan

Ikatan tulen hatimu

Bilaku lerai


Itulah salahku

Ketepikan cintamu

Ku lakukan yang tak harus

Memilih dirinya


Itulah salahku

Ketepikan cintamu



 



Dalam dunia cinta

Hati bagaikan berjoget

Lagu-lagu asmara

Irama yang begitu manis

Pencinta berkobar

Membakar jiwa yang bergelora

Lewati malam


Kita menari tanpa kendali

Gemulai kaki bergerak, pinggang ikut melambai


Bersama dalam irama

Kita melupakan segala beban

Sentuhan denganmu mesra dan berahi

Rasakan getaran saat kita bercinta dalam tarian


Gembira cinta memancar disko berkelip-kelip

Di dalam hati yang berdebar

Kita melukiskan kisah indah

Dalam alunan irama

Kita menari bersama

Gembira cinta


Lautan berwarna

Mengalir dalam tarian kita


Gembira cinta

Gembira cinta


Rasakan getaran saat kita bercinta dalam tarian

Gembira cinta memancar disko berkelip-kelip

Di dalam hati yang berdebar

Kita melukiskan kisah indah

Dalam alunan irama

Kita menari bersama

Gembira cinta


Bersama dalam irama

Kita melupakan segala beban

Sentuhan denganmu mesra dan berahi

Rasakan getaran saat kita bercinta dalam tarian


Gembira cinta memancar disko berkelip-kelip

Di dalam hati yang berdebar

Kita melukiskan kisah indah

Dalam alunan irama

Kita menari bersama

Gembira cinta


Gembira cinta memancar disko berkelip-kelip

Di dalam hati yang berdebar

Kita melukiskan kisah indah

Dalam alunan irama

Kita menari bersama

Gembira cinta


Lautan berwarna

Mengalir dalam tarian kita








Anem Arnamee 2026 © TERIMA KASIH ♥



click to te top