CINTA RASUL (LYRICS)




Adam yang pertama, bapa manusia

Idris bijaksana, penuh ilmu di dada

Nuh bina bahtera, banjir ujiannya

Hud dan Saleh, utusan kaum-kaum yang murka


Ibrahim khalilullah, membina Kaabah

Lut berdepan kaum dan kota yang diuji

Ismail dan Ishak, anak yang diberkati

Yaakub yang buta, Yusuf yang tampan mentafsir mimpi


Dari zaman dahulu

Hingga Nabi akhir zaman

Mereka utusan Allah

Membimbing jalan iman


Mari semua, kita cinta Rasul

Cahaya petunjuk sepanjang waktu

Dari Adam hingga Muhammad

Rahmat untuk seluruh umat

Rasul-Rasul pilihan

Pembawa harapan


Syu’ib petah bicara, Ayub parah kulitnya

Zulkifli yang setia, Musa, Harun dakwah bersama

Daud melunakkan besi, Sulaiman Raja berkuasa

Ilyas, Ilyasa', dan Yunus tak putus asa berdoa


Zakaria sabar menanti, Yahya zuriat dicintai

Isa lahir tanpa bapa

Muhammad rahmat seluruh alam

Bersama Al-Quran dan syafaat


Mari semua, kita cinta Rasul

Cahaya petunjuk sepanjang waktu

Dari Adam hingga Muhammad

Rahmat untuk seluruh umat

Rasul-Rasul pilihan

Pembawa harapan


Mereka tak pernah lelah

Menyampaikan risalah

Mari teladani

Agar hidup diberkati


Mari semua, kita cinta Rasul

Cahaya petunjuk sepanjang waktu

Dari Adam hingga Muhammad

Rahmat untuk seluruh umat

Rasul-Rasul pilihan

Pembawa harapan


Mari semua, kita cinta Rasul

Cahaya petunjuk sepanjang waktu

Dari Adam hingga Muhammad

Rahmat untuk seluruh umat

Rasul-Rasul pilihan

Pembawa harapan





 



[Intro]

Lembayung menyapa

Menyambut tari nya


[Verse 1]

Lembayung menyapa

Menunggu jelmaan purnama

Di bawah cahayanya

Semua indah-indah belaka


[Pre chorus]

Andai waktu mahu berhenti seketika

Biar ku tenggelam dalam gerak asmara


[Chorus]

Langkah menyusur oh nian indah bernada

Gemalai jarinya melambai bersilang mata

Tarinya berseri di dalam lembayung cahaya

Pengubat jiwa


Langkah diatur oh ikut rentak irama

Yang mengalun tari selembut mengulung sukma

Tak perlu bicara cukuplah sekadar hanya

Pengubat jiwa


Lembayung!


[Break]

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa


[Verse 2]

Lembayung menjeda

Merunduk cahaya purnama

Di bawah sinarnya

Tersimpan seribu rasa


[Pre chorus]

Andai waktu mahu berhenti seketika

Biar ku tenggelam dalam gerak asmara


[Chorus]

Langkah menyusur oh nian indah bernada

Gemalai jarinya melambai bersilang mata

Tarinya berseri di dalam lembayung cahaya

Pengubat jiwa


Langkah diatur oh ikut rentak irama

Yang mengalun tari selembut mengulung sukma

Tak perlu bicara cukuplah sekadar hanya

Pengubat jiwa


[Bridge]

Saat cahaya

Memeluk malam

Lambaian tari berteman hati seirama

Gema suara

Terpukau jiwa


[Chorus]

Langkah menyusur (oh nian indah bernada)

Gemalai jarinya (melambai bersilang mata)

Tarinya berseri (di dalam lembayung cahaya)

Pengubat jiwa


Langkah diatur oh ikut rentak irama

Yang mengalun tari selembut mengulung sukma

Tak perlu bicara cukuplah sekadar hanya

Pengubat jiwa 


Lembayung!





(break)

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa

 

LIRIK SELUMBARI





Alun angin layangan rindu

Awan menari di puncak mega

Bagaikan lilin seri baldu

Tuan terangi jiwa dan raga


Mana ruang tuan sebutkan

Wangian kuntum mekar seribu

Terawang-awang syair dan pesan

Semerbak harum hiasi kalbu


Hujan turun hujung senja

Membasuh jejak luka

Embun kasih selumbari

Menjernih danau di hati


Aaaa...


Andainya bulan lindung balik kelam

Bukanlah maksud bencikan mentari

Sekadar hanya mengizin malam

Memutar waktu, takdir dan hari


Music


Hujan turun hujung senja

Membasuh jejak luka

Embun kasih selumbari

Menjernih danau di hati


Aaaa...




 



Bintang bintang dan pepohonan

Kedua bersujud pada-Nya

Masih kukagum tentang langit

Kokoh dan tinggi tak bertiang

Siapakah aku sebenarnya


Hanya atom yang kecil besar sombongnya

Sampai di masa ini

ku masih mencari

tentang arti dunia

yang ramai nan sunyi

Bantu aku berjalan menuju cahaya

Lalu aku berjanji menjadi yang baik


Semua Kau cipta berpasang

Sebab hanya Engkau yang satu

Seluruh bima sakti sujud

Tak ada satu pun yang luput

Siapakah aku sebenarnya


Hanya atom yang kecil besar sombongnya

Sampai di masa ini

ku masih mencari

tentang arti dunia

yang ramai nan sunyi

Bantu aku berjalan menuju cahaya

Lalu aku berjanji menjadi yang baik


Baru aku mengerti

ternyata bahagia

bukan perkara nanti tetapi sekarang

Harta paling berharga

bukanlah materi

Tetapi tentang waktu

tak bisa ku tahan'



 


Pagi siang sore dan malam

Bagiku tetap terang

Selama aku melihatmu

Wajahku memerah bahagia

Namun semua itu dahulu

Saatku terlalu suka

Pada kamu tanpa berfikir

Sakit hati di depan mata

Kau kejam.. tak pernah mahu mempertimbangkanku sebagai cintamu

Ini aku yang dahulu suka kamu

Namun kamu mengabaikan cintaku dulu

Dan kini kau bilang mencintai aku 

Maaf rasaku…. sudah lenyap…

I don’t love you anymore


Namun semua itu dahulu

Saat aku terlalu suka

Pada kamu tanpa berfikir

Sakit hati di depan mata

Kau kejam… tak pernah mahu mempertimbangkanku sebagai cintamu

Ini aku yang dahulu suka kamu

Namun kamu mengabaikan cintaku dulu

Dan kini kau bilang mencintai aku 

Maaf rasaku…. sudah lenyap…


I don’t love you anymore….

Ini aku yang dahulu suka kamu

Namun kamu mengabai cintaku dulu

Dan kini kau bilang mencintai aku 

Maaf rasaku…. sudah lenyap…

I don’t love you anymore….

I don’t even like you anymore…





Music Production Credits:

Title: IDLYA 

Artist: Misha Omar

Composer: Melly Goeslow

Lyricist: Melly Goeslow

Producer: Tohpati

Publisher: Aquarius Pustaka Musik

Arranger & Guitar: Tohpati

Vocal Coach & Producer: Datuk Syafinaz Selamat








Anem Arnamee 2025 © TERIMA KASIH ♥



click to te top