LYRICS:


Verse 1:

Apa artinya cinta ini,

Sepi, ku rasa,

Saat, dirimu tak peduli,

Lagi, padaku.


Pre Chorus:

Ternyata hanya mulut manismu bicara,

Kau tidak seperti,

Benar benar menginginkan diriku.


Chorus:

Sebenarnya kau anggap ku apa?

Ku merasa kau kini tak cinta,

Jika kau tak cinta,

Ku mohon padamu,

Janganlah sekali kau bohongi dirimu.


Chorus:

Tau kah kau kini ku terluka,

Kau seakan membuang diriku,

Oh tuhan tolonglah,

Sadarkan dirinya,

Bahwa ku di sini menantikan cintamu.


Bridge:

Semua ku berikan,

Walau hati ini sering kau abaikan

Usahlah kau terus membisu,

Dan, jujur saja,

Jawablah pertanyaanku.


Reprise Chorus:

Sebenarnya kau anggap ku apa?

Ku merasa kau kini tak cinta,

Hoooo,


Chorus:

Sebenarnya kau anggap ku apa?

Ku merasa kau kini tak cinta,

Jika kau tak cinta,

Ku mohon padamu,

Janganlah sekali kau bohongi dirimu.


Interlude:

Hoooo,

Woooo ohhhh,


Outro:

Oh tuhan tolonglah,

Sadarkan dirinya,

Bahwa ku disini menantikan cintamu,

Untuk diriku.

 



Inilah lagu tentang aku

Misteri tentang dia dan aku

Telah kukenang sejak dulu


Namun dulu diam dan membisu

Ternyata dia jalan suratan

Yang ditakdirkan Tuhan untuk aku

Tuhan sayang aku


Di antara jutaan manusia

Punya banyak rupa

Punya banyak cinta yang tercipta

Oh, nyatanya, hanya satu manusia

Lebih dari cinta

Dia nyawaku, hari baruku

Di hadapan mataku


Telah yakin dia kupilih

Duka yang lalu kini tersisih

Sampai rambut kita memutih

Sampai raga berjalan tertatih


Karena dialah jalan suratan

Yang ditakdirkan Tuhan untuk aku

Tuhan sayang aku


Di antara jutaan manusia

Punya banyak rupa

Punya banyak cinta yang tercipta

Oh, nyatanya, hanya satu manusia

Lebih dari cinta

Dia nyawaku, hari baruku

Di hadapan mataku


Telah yakin dia kupilih

Duka yang lalu kini tersisih

Sampai rambut kita memutih

Sampai raga berjalan tertatih


Karena dialah jalan suratan

Yang ditakdirkan Tuhan untuk aku

Tuhan sayang aku


Di antara jutaan manusia

Punya banyak rupa

Punya banyak cinta yang tercipta

Oh, nyatanya, hanya satu manusia

Lebih dari cinta

Dia nyawaku, hari baruku

Di hadapan mataku


Di antara jutaan manusia

Punya banyak rupa

Punya banyak cinta yang tercipta

Oh, nyatanya, hanya satu manusia

Lebih dari cinta

Dia nyawaku, hari baruku

Di hadapan mataku







 



Arul Rasheed - Gadis Kebaya Ungu 


Lyric

Pertama

Pertama kali ku melihat dirinya

Si cantik berkebaya ungu bertudung anggunnya


Buat ku terfikir siapa dia

Buat ku tertanya dari mana dia

Ingin ku menegur malu rasanya

Harus ku lakukan bagaimana?


Dia dari mana

Gadis secantiknya

Ingin aku tahu siapa namanya


Dia dari mana

Gadis semanisnya

Elok lesung pipit di atas bibirnya

Oo


Ku cuba

Ku cuba untuk mendekati dirinya

Namunku dapat merasakan pasti ditolak si dia


Buat ku terfikir siapa dia

Buat ku tertanya dari mana dia

Ingin ku menegur malu rasanya

Harus ku lakukan bagaimana


Ulang c/o


Aku dari sini

Mencuba mencari

Jejaka idaman pencuri hati


Aku dari sini

Dan masih menanti

Kekasih idaman menyunting diri


Ulang c/o

 




(AMIN)

Muharam Safar Rabiul Awal

Rabiul Akhir Jamadil Awal

Jamadil Akhir Rejab Syaaban Ramadan 

Syawal Zulkaedah Zulhijjah


(RAMAI)

Muharam Safar Rabiul Awal

Rabiul Akhir Jamadil Awal

Jamadil Akhir Rejab Syaaban Ramadan 

Syawal Zulkaedah Zulhijjah


(SYAH)

Allahumma Solli Ala Muhammad 

Ya Rabbi Solli Alaihi Wa Sallim


(RAHIM)

Muharam Safar Rabiul Awal

Rabiul Akhir Jamadil Awal

Jamadil Akhir Rejab Syaaban Ramadan 

Syawal Zulkaedah Zulhijjah


(RAMAI) 

Muharam Safar Rabiul Awal

Rabiul Akhir Jamadil Awal

Jamadil Akhir Rejab Syaaban Ramadan 

Syawal Zulkaedah Zulhijjah


(HISYAM)

Allahumma Solli Ala Muhammad 

Ya Rabbi Solli Alaihi Wa Sallim


(RAMAI)

Muharam Safar Rabiul Awal

Rabiul Akhir Jamadil Awal

Jamadil Akhir Rejab Syaaban Ramadan


(AMIN)

Syawal Zulkaedah Zulhijjah

 




AUTOTUNE BAND - TENAT


Suara gema dunia 

membisik naluri alpa

marcapada sengsara

sangkar dewala senja


Kini sudah masa kutenat 

suntuk melambai pintu sakarat

berarak sangkala azimat

kupohon ampun sebelum terlambat


Kini sudah masa kutenat 

suntuk melambai pintu sakarat

berarak sangkala azimat

kupohon ampun sebelum terlambat


Umat sudah lupa

Hidup adalah Persinggahan 

Fatamorgana adalah khayalan 

Alam penyaksian 

berbekalkan wahyu Tuhan

racun halus menangkap menghambat kesongsangan

Tika itu satu jasad

Bangsa adam manusia keramat

Makhluk hebat akal cermat

Dipertanggungkan amanah berat

Sebagai hamba kekal beribadat

Sebagai wakil tuk seluruh ummat

Tapi hari demi hari umat tetap lupa akan

Segala matlamat


Tuju hasil materialistik

Nafsu berbicara fantastik

Muda mudi hilang kawal

Lancang berentakan

Oh dunia sudah penat 

Untuk menanggung umat


Demi masa

Sesungguhnya manusia dalam kerugian

Keranamu

Kutinggalkan segala dosa yang lalu


Dunia tenat

Jangan terlambat

Terus bertaubat 

Tak akan penat

Dunia tamat

Sudah terlambat

Aku terseksa seksa seksa


Bicara wahyu yang nyata 

Tenangkan jiwa nan lara

Masih sempatkah berjeda ?

Jika nafas hujung usia








Anem Arnamee 2026 © TERIMA KASIH ♥



click to te top