Showing posts with label Lagu irama Malaysia. Show all posts
Showing posts with label Lagu irama Malaysia. Show all posts



Lirik Haziq Rosebi 'PALU'





CHANT INTRO

Berani melangkah, beranilah canggung

Berani menikah, beranilah tanggung


VERSE 1

Dah canang cerita bertalu

Sorak sorai semua riuh rendah

Manisnya dua-dua malu-malu

Tak tersorok wajah yang indah


Tersenyum melirik si dia

Bak pungguk merindukan bulan

Di tangan berhias inai cantiknya

Hai kekanda tak sabar lagi

Layarkan bahtera suci


CHORUS 1

Alah, molek molek

Alah, jeling-menjeling

Cinta dua hati

Alah, molek molek

Alah, jeling-menjeling

Sejoli asmara


Bak langit berbintang

Elok mata memandang

Palu, cinta dipalu

Begetar kalbu


VERSE 2

Bagai pinang dibelah dua

Sama cantik samalah padan

Berseri, manisnya memikat jiwa

Hai, semua tengok berkenan

Di hati kembang setaman


CHORUS 2

Alah, molek molek

Alah, jeling-menjeling

Cinta dua hati

Alah, molek molek

Alah, jeling-menjeling

Sejoli asmara

Bak langit berbintang

Elok mata memandang

Palu, cinta dipalu

Begetar kalbu


CHANT

Berani melangkah, beranilah canggung

Berani menikah, beranilah tanggung

Ketipak ketipung, dendang berdendang

Kehujung nyawa, cinta tersandang


SLOW CHORUS

Alah molek molek

Alah jeling-menjeling

Cinta dua hati

Alah molek molek

Alah jeling-menjeling

Sejoli asmara


CHORUS 3

Alah, molek molek

Alah, jeling-menjeling

Cinta dua hati

Alah molek molek

Alah jeling-menjeling

Sejoli asmara


Bak langit berbintang

Elok mata memandang

Palu, cinta dipalu

Begetar kalbu


CHANT OUTRO

Berani melangkah, beranilah canggung

Berani menikah, beranilah tanggung

Ketipak ketipung, dendang berdendang

Kehujung nyawa, cinta tersandang







Lirik:


Salam kaut hai salam kaut

Jangan jangan oi ribut-ribut

Kaut kaut hei salam kaut

Tersenyum simpul cinta berpaut


Tukang karut pernah menyebut

Kalau tak diberi jangan ditanya

Tukang karut tak kelam kabut

Kalau diberi jangan dihitung angka


Lai lai lai li lai lai

Lai lai lai li lai lai

Setiap dulang ada cerita

Tanda cinta aduhai cinta


Lai lai lai li lai lai

Lai lai lai li lai lai

Paluan kompang gegak gempita

Panggil tamu kita cerita


Salam kaut hai salam kaut

Jangan jangan oi ribut-ribut

Kaut kaut hei salam kaut

Ada maksud yang bersahut


Tukang karut pernah menyebut

Kalau tak diberi jangan ditanya

Tukang karut tak kelam kabut

Kalau diberi jangan dihitung angka


Kaut berkat di balik salam

Kaut rahmat di balik genggam

Maafkan kami salam dihulur

Maafkan kami sambil berundur


Salam kaut hai salam kaut

Jangan jangan oi ribut-ribut

Kaut kaut hei salam kaut

Tersenyum simpul cinta berpaut


Lai lai lai li lai lai

Lai lai lai li lai lai

Setiap dulang ada cerita

Tanda cinta aduhai cinta


Lai lai lai li lai lai

Lai lai lai li lai lai

Paluan kompang gegak gempita

Panggil tamu kita cerita


Lai lai lai li lai lai

Lai lai lai li lai lai

Setiap dulang ada cerita

Tanda cinta aduhai cinta









Lyrics


Verse

Siapa menuai

Hasil serupa ditanam

Leka terbuai

Pasti terlupa semalam


Elok-elok melangkah

Jaga kaki

Selok-belok bercanggah

Nilai sendiri


Apa dilihatkan

Pada emas permata

Tidak ternilaikan

Dengan budi bahasa


Jangan bimbang

Jangan bimbangkan prahara

Selepas hujan

Pasti akan cerah


Pre Chorus

Andai geruh

Ku senandika di segara atma

Aduh majnun

Ku muncul cuma di nayanika


Chorus

Jung jung inai

Mak ipong rajawali

Sepak tunggul inai

Berdarah ibu kaki


Jadi celik pandai

Usah gusar yang menanti

Kendatipun tuarang

Badai pun ‘kan dilewati


Jung jung inai

Mak ipong rajawali

Sepak tunggul inai

Berdarah ibu kaki


Jadi celik pandai

Usah gusar yang menanti

Kendatipun tuarang

Badai pun ‘kan dilewati


Biar tak menyesal di kemudian hari


Verse

Jika tuan nak merentas ke sempadan

Jangan malu bertanya (nyah)

Jangan segan


Andai menenun budi niat tuan

Nescaya baik pulang ke pangkuan


Pre Chorus

Andai geruh

Ku senandika di segara atma

Aduh majnun

Ku muncul cuma di nayanika


Chorus

Jung jung inai

Mak ipong rajawali

Sepak tunggul inai

Berdarah ibu kaki


Jadi celik pandai

Usah gusar yang menanti

Kendatipun tuarang

Badai pun ‘kan dilewati


Biar tak menyesal di kemudian hari


Bridge

Adik-adik comey loteh, dengar sini nok cerito

(Adik-adik comey loteh, dengar sini nok cerito)


Buat jahak jangey sekali, buat baik pado-pado

(Buat jahak jangan sekali, buat baik pado-pado)


Kalu demo gi huma, jangey lupo bawok padi

(Kalu demo gi huma, jangey lupo bawok padi)


Kali hidop nok bermakno, jago tutur jago hati

(Kali hidop nok bermakno, jago tutur jago hati)


Chorus

Jung jung inai

Mak ipong rajawali

Sepak tunggul inai

Berdarah ibu kaki


Jadi celik pandai

Usah gusar yang menanti

Kendatipun tuarang

Badai pun ‘kan dilewati


Jung jung inai

Mak ipong rajawali

Sepak tunggul inai

Berdarah ibu kaki


Jadi celik pandai

Usah gusar yang menanti

Kendatipun tuarang

Badai pun ‘kan dilewati


Biar tak meninggi diri

Jaga-jaga, hati-hati

Biar tak menyesal di kemudian hari






Lama sudah tidak berjumpa,

Pada orang di sana,

Apa khabar berita?


Ada saja saya di sini,

Niat nak pulang negeri,

Rindu pada si dia.


Air dicincang takkan terputus di alirnya,

Begitu kita berjuang.

Hubungan berentakan jangan yang bukan-bukan,

Sayang seharusnya kekal... 


Jangan, jangan tunggu lama-lama,

Rindu, kalau rindu harus jumpa.


Pulang, marilah pulang bagaikan sirih,

Pulang ke gagang.

Pulang, marilah pulang, marilah pulang kita bersayang.


Sudah, sudah dahlah bekerja,

Bila nak luang masa,

Rindu pada si dia.


Air dicincang takkan terputus di alirnya,

Begitu kita berjuang.


Hubungan berentakan jangan yang bukan-bukan,

Sayang seharusnya kekal.


Jangan, jangan tunggu lama-lama,

Rindu, kalau rindu harus jumpa.


Pulang, marilah pulang bagaikan sirih,

Pulang ke gagang.

Pulang, marilah pulang, marilah pulang kita bersayang.


Tiba masa kita bersua,

Bermesra bergurau senda

Walau jarak memisah kita,

Sayang kita tetap sama.


Jangan, jangan tunggu lama-lama,

Rindu, kalau rindu harus jumpa.


Pulang, marilah pulang bagaikan sirih,

Pulang ke gagang.

Pulang, marilah pulang, marilah pulang kita bersayang.


 



[Intro]

Lembayung menyapa

Menyambut tari nya


[Verse 1]

Lembayung menyapa

Menunggu jelmaan purnama

Di bawah cahayanya

Semua indah-indah belaka


[Pre chorus]

Andai waktu mahu berhenti seketika

Biar ku tenggelam dalam gerak asmara


[Chorus]

Langkah menyusur oh nian indah bernada

Gemalai jarinya melambai bersilang mata

Tarinya berseri di dalam lembayung cahaya

Pengubat jiwa


Langkah diatur oh ikut rentak irama

Yang mengalun tari selembut mengulung sukma

Tak perlu bicara cukuplah sekadar hanya

Pengubat jiwa


Lembayung!


[Break]

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa


[Verse 2]

Lembayung menjeda

Merunduk cahaya purnama

Di bawah sinarnya

Tersimpan seribu rasa


[Pre chorus]

Andai waktu mahu berhenti seketika

Biar ku tenggelam dalam gerak asmara


[Chorus]

Langkah menyusur oh nian indah bernada

Gemalai jarinya melambai bersilang mata

Tarinya berseri di dalam lembayung cahaya

Pengubat jiwa


Langkah diatur oh ikut rentak irama

Yang mengalun tari selembut mengulung sukma

Tak perlu bicara cukuplah sekadar hanya

Pengubat jiwa


[Bridge]

Saat cahaya

Memeluk malam

Lambaian tari berteman hati seirama

Gema suara

Terpukau jiwa


[Chorus]

Langkah menyusur (oh nian indah bernada)

Gemalai jarinya (melambai bersilang mata)

Tarinya berseri (di dalam lembayung cahaya)

Pengubat jiwa


Langkah diatur oh ikut rentak irama

Yang mengalun tari selembut mengulung sukma

Tak perlu bicara cukuplah sekadar hanya

Pengubat jiwa 


Lembayung!





(break)

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa

Gemalai jarinya melambai pengubat jiwa

 

LIRIK SELUMBARI





Alun angin layangan rindu

Awan menari di puncak mega

Bagaikan lilin seri baldu

Tuan terangi jiwa dan raga


Mana ruang tuan sebutkan

Wangian kuntum mekar seribu

Terawang-awang syair dan pesan

Semerbak harum hiasi kalbu


Hujan turun hujung senja

Membasuh jejak luka

Embun kasih selumbari

Menjernih danau di hati


Aaaa...


Andainya bulan lindung balik kelam

Bukanlah maksud bencikan mentari

Sekadar hanya mengizin malam

Memutar waktu, takdir dan hari


Music


Hujan turun hujung senja

Membasuh jejak luka

Embun kasih selumbari

Menjernih danau di hati


Aaaa...




 




Sembilu Penikam Jiwa Lirik -

Kukira Tunas Ku Kan Jadi Bambu

Ku Kira Belati Tuan Semanis Senja 

Hujan Yang Lebat Ku Sangka Teduh                   

Ku Tak Sadar Telah Menempah Duka


Hilang Dayaku Tuk Mencari Sukmamu

Hancur Citaku Dalam Serpihan Kenangan

Hilanglah Sudah Kini Sayap Ku

Untuk Terbang Ke Pintu Nirwana


Reef :

Ku Ingat Khayalan Masa Lalu

Yang Telah Rapuh Di Hempas Dusta

Kini Tiada Lagi Yang Aku Punya

Hanya Tersisa Sembilu Penikam Jiwa


Hilang Dayaku Tuk Mencari Sukmamu

Hancur Citaku Dalam Serpihan Kenangan

Hilanglah Sudah Kini Sayap Ku

Untuk Terbang Ke Pintu Nirwana


Reef :

Ku Ingat Khayalan Masa Lalu

Yang Telah Rapuh Di Hempas Dusta

Kini Tiada Lagi Yang Aku Punya

Hanya Tersisa Sembilu Penikam Jiwa











Anem Arnamee 2026 © TERIMA KASIH ♥



click to te top