Showing posts with label idgitaf. Show all posts
Showing posts with label idgitaf. Show all posts

 


Jadi waktu itu dingin

Kuberi kau hangat

Walaupun ku juga beku

Tapi ku aman saat kau nyaman

Jadi waktu itu panas

Kuberi kau angin

Walaupun ku juga gerah

Tapi ku penuh saat kau teduh

Sudah paham 'kan sejauh ini?

Ku yang lama di sini

Menjagamu tak patah hati

Sedia aku sebelum hujan

Apa yang kaubutuh, kuberikan

Ke mana pun tak akan kautemukan

Yang siapkan bekalmu di peperangan

Jika tak setara, kumaafkan

Memang sebegitunya aku

Ku tak punya pilihan

Yang dikendali pikiran

Ada namamu disebutkan

Ke situlah arahku berjalan

Sudah paham 'kan sejauh ini?

Ku yang lama di sini

Menjagamu tak patah hati

Sedia aku sebelum hujan

Apa yang kaubutuh, kuberikan

Ke mana pun tak akan kautemukan

Yang siapkan bekalmu di peperangan

Jika tak setara, kumaafkan

Memang sebegitunya aku

Soal cinta, aku jatuh, yeah-hey

Ini janjiku

Untuk hadir dan mencintaimu

Di hari baikmu

Dan di hari burukmu

Sedia aku sebelum hujan

Apa yang kaubutuh, kuberikan

Ku yang lama di sini

Menjagamu tak patah hati

Sedia aku sebelum hujan

Apa yang kaubutuh, kuberikan

Ke mana pun tak akan kautemukan

Yang siapkan bekalmu di peperangan

(Jika tak setara) kumaafkan

Memang sebegitunya aku

Soal cinta, aku jatuh, hey

sedia aku sebelum hujan

(Apa yang kaubutuh, kuberikan)

sedia aku sebelum hujan

(Yang siapkan bekalmu di peperangan)

Sedia aku sebelum hujan



Silahkan masuk

Harimu buruk

Jangan merajuk

Aku nyanyikan kau tinggal duduk


Kau khawatir ya

Besok gimana

Banyak bertanya

Belum terjadi kau sudah sibuk


Mulai hari ini

Bagi porsi untuk resah hati

Semakin numpuk hanya buat pusing

Hari ini ya hari ini

Esok ya sudah lihat nanti


Yang meresahkan

Beban pikiran

Tak berkesudahan

Jiwa ini apa tak kasihan


Mulai hari ini

Bagi porsi untuk resah hati

Semakin numpuk hanya buat pusing

Hari ini ya hari ini

Esok ya sudah lihat nanti


Bagi waktu untuk rehat diri

Semakin remuk untuk yang tak pasti

Hari ini ya hari ini

Esok ya sudah lihat nanti


Oh

Sudah lihat nanti

Lihat nanti

Oh

Esok ya sudah lihat nanti

Hari ini ya hari ini

Ingat diri lebih berarti









Apa kabar?

Kudengar kau masih menangis

Bagaimana hari?

Apakah masih terasa bengis?


Sampai kapan

Kau bungkam semua kesedihan? Mm-mm

Bagaimana bisa

Aku biarkan kau kesakitan?


Mungkin kau tak bisa kembali seperti dahulu

Setidaknya luka badan, jiwa, takkan lagi melepuh

Obatmu mungkin bukan aku

Dan semoga hadirku tak perkeruh

Satu hanya doaku, kau semoga sembuh


Hm-mm (la-la, la-la-la)

(La-la, la-la-la)


Selamanya

Ku ingin kau s'lalu menyala (menyala)

Redup, tak apa

Kehilanganmu, ku takkan bisa (tak bisa)


Mungkin kau tak bisa kembali seperti dahulu

Setidaknya luka badan, jiwa, takkan lagi melepuh

Obatmu mungkin bukan aku

Dan semoga hadirku tak perkeruh

Satu hanya doaku, kau semoga sembuh

(Kau semoga sembuh)


Aku ingat kita bahagia

Aku ingat kita bertahan

Demi senyum manis dan masa depanmu

(Senyum manis dan masa depan)

Satu hanya doaku, kau semoga sembuh (semoga sembuh)

Oh-oh-wo-oh-wo-oh


oh-ho

(Setidaknya luka badan, jiwa, takkan lagi melepuh)

Luka badan, jiwa, takkan lagi melepuh

(Obatmu mungkin bukan aku)

Ho-ho-oh (dan semoga hadirku tak perkeruh)

Satu hanya doaku, kau semoga sembuh, ho-oh


Setidaknya luka badan, jiwa, takkan lagi melepuh

Obatmu mungkin bukan aku

Dan semoga hadirku tak perkeruh

Satu hanya doaku, kau semoga sembuh


hey-yeah-yeah-yeah

(Setidaknya luka badan, jiwa, takkan lagi melepuh)

Obatmu mungkin bukan aku

Dan semoga hadirku tak perkeruh

Satu hanya doaku, kau semoga sembuh


Kau semoga sembuh

Kau semoga sembuh






Mata pernah melihat

Telinga pernah mendengar

Badan pernah merasa

Terekam jelas seakan terjadi

Baru saja


Siapakah yang salah

Siapa yang tanggung jawab

Waktu terus berjalan

Terasa salah karena

Ada yang belum selesai oh no no


Aku sudah tak marah

Walau masih teringat

Semua yang terjadi kemarin

Jadikan aku yang hari ini


Aku sudah tak benci

Walau nyatanya merugi

Terdengar tidaknya kata maaf

Dada lapang terima semua


Akan ada masa depan

Bagi semua yang bertahan

Duniaku pernah hancur

Rangkai lagi satu satu


Hu


Tak semua kan paham

Dan tak semua katakan

Maaf semua harus terjadi

Pasti rasa sepi

Kini kau tak sendiri lagi

Tak pendam lagi

Aku akan coba pahami


Aku sudah tak marah

Walau masih teringat

Semua yang terjadi kemarin

Jadikan ku yang hari ini


Aku sudah tak benci

Walau nyatanya merugi

Terdengar tidaknya kata maaf

Dada lapang terima semua


Akan ada masa depan

Bagi semua yang bertahan

Duniaku pernah hancur

Rangkai lagi satu satu


Akan ada masa depan

Bagi semua yang bertahan

Duniaku pernah hancur

Rangkai lagi satu satu


Akan ada masa depan

Bagi semua yang bertahan

Duniaku pernah hancur

Rangkai lagi satu satu

Rangkai lagi satu satu

Rangkai lagi satu satu











Anem Arnamee 2026 © TERIMA KASIH ♥



click to te top