Showing posts with label Achik Spin. Show all posts
Showing posts with label Achik Spin. Show all posts

 


Dalam hati ini ada nama mu

Nama seorang insan yang aku rindu

Dalam diri ini ada sayang mu

Sayangnya diri mu tidak mengerti


Dalam senyuman ini ada tangisan

Tangisan seorang insan terluka

Dalam jiwa ini ada pilunya

Pilu yang membuat aku menangis

Oh hibanya...


Sayu hati... sayu sekali

Melihat engkau berpimpin tangan

Dengan sidia


Sakit hati... sakit sekali

Pabila cinta yang aku beri tak dihargai


Sungguh terhina letih tidak bermaya

Rasa terkilan bunga yang ku puja

Kini mekar harum di jambangan orang


Kau yang ku sayang

Aku yang gundah

Kalau tahu sakit begini

Tidak aku bermain cinta


Kalau tahu siksa begini

Tidak aku menyanyangi mu

Pilu resah di hati ini

Mengusung rindu...

Kutak berdaya






Sumber: https://www.lyrics.my/artists/spin/lyrics/mengusung-rindu







Manakan sama

Dikau yang 'ku cinta

Andainya dibandingkan

Segala rasa di jiwa


Jikalau kau mengerti

Apa yang aku fikirkan

Pastinya kau lontarkan

Segala rasa curiga


Setelah gerimis kan 'ku tunggu

Segaris pelangi yang 'ku rindu

Itulah saat terpatrinya

Janji kita


Setelah bulan pulang beradu

Mentari pula menyusul lalu

Itulah saat terpaterinya

Janji kita


Manakan sama

Dikau yang 'ku cinta

Andainya dinilaikan

Segala emas permata


Jikalau kau mengerti

Apa yang aku fikirkan

Pastinya kau hargai

Kenangan kita berdua


Setelah gerimis kan 'ku tunggu

Segaris pelangi yang 'ku rindu

Itulah saat terpatrinya

Janji kita


Setelah bulan pulang beradu

Mentari pula menyusul lalu

Itulah saat terpaterinya

Janji kita


Sesungguhnya 'ku takkan berdaya

Menghadapi rintangan tanpa dirimu

Sesungguhnya 'ku takkan bermimpi

Menikmati cintamu tanpa di sisi


Setelah gerimis kan 'ku tunggu

Segaris pelangi yang 'ku rindu

Itulah saat terpatrinya

Janji kita


Setelah bulan pulang beradu

Mentari pula menyusul lalu

Itulah saat terpaterinya

Janji kita


Setelah gerimis kan 'ku tunggu

Segaris pelangi yang 'ku rindu

Itulah saat terpatrinya

Janji kita


Setelah bulan pulang beradu

Mentari pula menyusul lalu

Itulah saat terpaterinya

Janji kita


Manakan sama

Dikau yang 'ku cinta

Dengan segala rasa

Itulah janji kita





“Orang yang selalu menemani saya dalam perjalanan seni saya. Orang yang mengajar saya erti suka & duka. Sentiasa ada ketika jatuh bangun saya. Tetapi kini, dia sudah lama tiada." - Segmen tribute untuk Allahyarham Achik Spin ini Nana dedikasi khas buat sahabatnya itu di Konsert Memori Berkasih Siti Nordiana 25 Tahun baru-baru ini berjaya mengundang sebak. Al-Fatihah. 


Lirik lagu Memori Berkasih:

Telah ku cuba meminta kasihmu

Biar menjadi ikatan abadi

Namun apa daya terlerai janji kita

Mungkin takdir yang meminta

Namun apa daya terlerai janji kita

Mungkin takdir yang meminta


Bermusim kita bersama

Menyemai ikatan cinta

Tak mungkin kasihku hilang

Ku kunci hati untukmu


Himpunkan kenangan indah

Simpanlah senda gurauan

Andainya kau kerinduan

Itulah jadi penawar


Sungguh ku terharu dan pilu

Kasihku semai kau abaikan

Putusnya ikatan cinta

Mungkin tiada jodoh kita


Menangis hati ini

Ku juga bersimpati

Hancurnya harapanku

Maafkan sayang

Kasihmu yang berubah

Aku pun tak menyangka

Itulah alasanmu

Pergilah sayang

Biarlah rindu di kejauhan

Menemani hati yang gelisah

Semoga bertemu jua kebahagiaan


Bermusim kita bersama

Menyemai ikatan cinta

Tak mungkin kasihku hilang


Ku kunci hati untukmu

Himpunkan kenangan indah

Simpanlah senda gurauan

Andainya kau kerinduan


Itulah jadi penawar

Sungguh ku terharu dan pilu

Kasihku semai kau abaikan

Putusnya ikatan cinta

Mungkin tiada jodoh kita


Menangis hati ini

Ku juga bersimpati

Hancurnya harapanku

Maafkan sayang

Kasihmu yang berubah

Aku pun tak menyangka

Itulah alasanmu

Pergilah sayang


Biarlah rindu di kejauhan

Menemani hati yang gelisah

Semoga bertemu jua kebahagiaan


Telah ku cuba meminta kasihmu

Biar menjadi ikatan abadi

Namun apa daya terlerai janji kita

Mungkin takdir yang meminta

Namun apa daya terlerai janji kita

Mungkin takdir yang meminta







Benarkah cinta membawa bahagia

Ceriakan hidup insan

Benarkah katamu

Hidup kan derita

Jika tiada rasa sayang

Tiada kekasih


Aa-ahh

Cinta yang sejati

Membawa cahaya

Menyinari hidup kita

Jujur dan setia

Tanamkan di jiwa


Tanda bahagia

Dah lama kutanam kasih

Mengapa orang tak setia


Sabarlah sabarlah sayang

Pastikan bersemi jua


Dugaan pasti kan mendatang

Walaupun bukan diundang

Hilanglah nikmatnya bercinta

Itu mainan bercinta

Rayu merayu pujuk memujuk

Aku tak tahu aku jemu

Bukan ku mahu gagal bercinta

Tidak ku mahu hidup melara


Saling percaya saling mengerti

Hindarilah cemburu buta

Usah prasangka hilangkan rajuk

Moga tercapai saat bahagia

Akan ku cuba hidup bahagia

Akan ku tempuh lumrahnya bercinta


Akan ku cuba hidup bahagia

Akan ku tempuh lumrahnya bercinta


Dah lama kutanam kasih

Mengapa orang tak setia

Sabarlah sabarlah sayang

Pasti kan bersemi jua

Dugaan pastikan mendatang

Walaupun bukan diundang

Hilang lah nikmatnya bercinta

Itu mainan bercinta


Rayu merayu pujuk memujuk

Aku tak tahu aku jemu

Bukan ku mahu gagal bercinta

Tidak ku mahu hidup melara

Saling percaya saling mengerti

Hindarilah cemburu buta

Usah prasangka hilangkan rajuk

Moga tercapai saat bahagia


Akan ku cuba hidup bahagia

Akan ku tempuh lumrahnya bercinta

Akan ku cuba hidup bahagia

Akan ku tempuh lumrahnya bercinta


Rayu merayu pujuk memujuk

Aku tak tahu aku jemu

Bukan ku mahu gagal bercinta

Tidak ku mahu hidup melara


Saling percaya saling mengerti

Hindarilah cemburu buta.

Usah prasangka hilangkan rajuk

Moga tercapai saat bahagia


Akan ku cuba hidup bahagia

Akan ku tempuh lumrahnya bercinta

Akan ku cuba hidup bahagia

Akan ku tempuh lumrahnya bercinta












Anem Arnamee 2026 © TERIMA KASIH ♥



click to te top