Showing posts with label Danial Kifli. Show all posts
Showing posts with label Danial Kifli. Show all posts



Kau mahukan awan

Kugapaikan bulan

Tetap tak memuaskan ku di matamu

Apakah ini cara kau buatku pergi?


Kutunaikan semua segala permintaan

Kurela segalanya, walau terluka

Apakah ini cara untukku diganti?


Perpisahan ini melukai diriku

Tegarnya kau membuangi aku untuk nikahi dia

Percintaan ini hanya untuk temani

Di saat kau merasakan sepi ingin dikasihi


Kau memilih dia

kerana dia bisa penuhi khayalanmu

Yang ku tak mampu berikan

Semua itu untuk dirimu


Perpisahan ini melukai diriku

Tegarnya kau membuangi aku tuk nikahi dia

Percintaan ini hanya untuk temani

Di saat kau merasakan sepi ingin dikasihi


Perpisahan ini melukai diriku

Tegarnya kau membuangi aku tuk nikahi dia

Percintaan ini hanya untuk temani

Di saat kau merasakan sepi ingin dikasihi




 



Verse 1


Bila malam hadirnya rasa rindu

Terkenang segala tentangmu

Bila rindu sakitnya tak terungkap

Cuma air mata temanku


Chorus


Ku yang berjuang, akhirnya ku dibuang

Ku yang setia, akhirnya ku kecewa

Pahit hempedu terasa masih rindu

Apa caranya?


Verse 2


Walau rindu harus aku terima

Harus ku lepaskan dirimu

Walau sakit tetap aku pintakan

Semoga dirimu bahagia


Bridge


Kau mengajarkan aku

Apa itu erti cinta

Namun kau juga ajarkan aku

Apa erti derita


Last Chorus


Ku yang berjuang, akhirnya ku dibuang

Ku yang setia, akhirnya ku kecewa

Pedih hempedu terasa masih rindu

Apa caranya?


Langkah terhenti, segalanya telah pergi

(Pergilah engkau pergi)

Hadirku ini bayang yang membebani

(Kau yang telah membebani)

Ku sedar diri, diriku tak mengerti

Ku hanya melukai




Lihatlah diriku hancur bersamamu

Bertemankan merah dan ungu

Apa mungkin dirimu

Sungguh tulus mencinta

Namun mengapa kau pergi jua


Jauh

Jauh

Kau tinggalkan diriku

Hilang cinta ditelan gelita


Hancur

Hancur 

Segala rasa ini

Pedih jiwa lukaku tanggung sendiri


Sakit kau ukir

Kekal dan mengalir 

Benarkah aku yang terakhir


Di saatku percaya

Engkau mendua

Terdiamku tanpa kata


Oh Ohhhh


Sungguh pahit kenangan 

Yang engkau tinggalkan

Ternyata cintamu hanya persinggahan


Tanpa cinta ini

Hati rindu serindunya

Jiwa kelam di lubuk suram


Jauh

Jauh

Kau tinggalkan diriku

Hilang cinta ditelan gelita


Pedih jiwa luka


Jauh

Jauh

Kau meninggalkan diriku

Hanyut aku ditelan gelita


Musnah semua 

Pedih jiwa lukaku tanggung sendiri


Demi cinta aku merelakan

Meski harusku kehilangan dirimu





*Jika ada pembetulan maklum ya


Beginikah rasanya derita

Aku berharap pada yang tak nyata

Kusengsara kernaku percaya 

Kau yang terindah


Musnah

Harapan yang pernah kita bina

Musnah

Segala-galanya telah menjadi luka 

Kan terus berdarah selamanya 


Seringkali kau mungkir janji 

Apa guna jika memungkiri

Biarkanku jauh darimu

Pergilah kau pergi


Musnah

Harapan yang pernah kita bina

Musnah

Segala-galanya telah menjadi luka 

Kan terus berdarah selamanya 

Hingga kutemui penawarnya


Seharusnya kutidak percayakanmu

Andainya aku tahu dirimu 

Hanya membunuh hati dan perasaanku


Musnah

Harapan yang pernah kita bina

Musnah

Segala-galanya telah menjadi luka 

Kan terus berdarah selamanya 


Jika ini semua takdir pengakhiran kita

Aku relakan kau pergi tuk selamanya

Kan kubawa segala-galanya

Hingga kutemui kau di sana




Lirik lagu Pergilah Cinta - Danial Kifli




Resah hati mengenangkan

Kisah yang ditakdirkan
Haruskah aku menjauh
Membawa hati yang kini telah rapuh

Pergilah kau pergi dari hidupku

Jangan kau tangisi pemergianku
Bawa pergi hati bersama
Untuk selama lamanya

Jika benar kau terima 
hapuskan segala Rasa kasih dan sayangmu
Semua cinta dan rindumu
Biar ia pergi tanpa harusku menunggu

Pergilah kau pergi dari hidupku
Jangan kau tangisi pemergianku
Bawa pergi hati bersama
Untuk selamanya

(Solo)

Hapuskan segala

Rasa kasih dan sayangmu
Semua cinta dan rindumu
Biar ia pergi tanpa harusku menunggu

Pergilah kau pergi dari hidupku 
Jangan kau tangisi pemergianku
Bawa pergi hati bersama
Untuk selama lamanya

Tak pernah ku sangka
Kau menerima lamaranya
Kini aku yang terluka
Melihat kau bersamanya








Anem Arnamee 2026 © TERIMA KASIH ♥



click to te top