Showing posts with label EP Lelaki Gila. Show all posts
Showing posts with label EP Lelaki Gila. Show all posts





Tipu curang aku padanya

Masih dia setia bersama

Apa dia bodoh tak terkata

Cintaiku membabi buta


Syaitan jugakan garu kepala

Lihat caraku sakiti dia

Dia memang sempurna

Aku yang bencana

Dasar aku memang jantan tak guna

Tak guna, tak guna


Tak peduli air matanya

Air matanya

Ku cuma tahu aku saja

Aku saja

Apa dia bodoh tak terkata

Cintaiku membabi buta


Syaitan jugakan garu kepala

Lihat caraku sakiti dia

Dia memang sempurna

Aku yang bencana

Dasar aku memang jantan tak guna


Syaitan jugakan garu kepala

Lihat caraku sakiti dia

Dia memang sempurna

Aku yang bencana

Dasar aku memang jantan tak guna

Dasar aku memang jantan tak guna, na-hey

Dasar aku memang jantan tak guna

Tak guna, tak guna, haa






Kau bawa pergi seluruh aku

Tinggal hanya sisa kecil tukku hidup

Gelapnya dunia bila kau pinta

Untuk hentikan semua janji kita


Kering air mataku

Namun hatiku menangis

Dan terus menangis

Menagihkan kamu


Jika kau rasa tuk kembali

Aku kan datang dan berlari

Kembali ke sini

Tetap hingga akhir tiada pengganti


Jika kau tiada apa lagi

Aku kan ada dan berjanji

Biarkanlah aku memeluk hatimu

Dan terus begitu, huu

Huu, huu, huu, huu, huu, huu, huu, huu


Masihku tunggu balas rindumu

Walau di sini aku hancur beribu

Sakitnya hari menanti-nanti

Seakan berkali-kali aku mati


Kering air mataku

Namun hatiku menangis

Dan terus menangis

Menagihkan kamu


Jika kau rasa tuk kembali

Kembali

Aku kan datang dan berlari

Berlari

Kembali ke sini

Tetap hingga akhir tiada pengganti

Tiada pengganti


Jika kau tiada apa lagi

Tiada apa lagi

Aku kan ada dan berjanji

Ku kan berjanji

Biarkanlah aku memeluk hatimu

Dan terus begitu, huu

Huu, huu, huu, huu, huu, huu, huu, huu



Lirik: https://www.azlyrics.com/lyrics/naimdaniel/selasa.html




Lagu ini dinyanyikan semula Naim Daniel untuk EP Lelaki Gila (2025) - nyanyian asal kumpulan Kerispatih dari Indonesia (2013).




Tak kan pernah habis airmataku

Bila ku ingat tentang dirimu

Mungkin hanya kau yang tahu

Mengapa sampai saat ini ku masih sendiri


Adakah di sana kau rindu padaku

Meski kita kini ada di dunia berbeda

Bila masih mungkin waktu kuputar kan kutunggu dirimu


Biarlah ku simpan sampai nanti aku kan ada di sana

Tenanglah dirimu dalam kedamaian

Ingatlah cintaku kau tak terlihat lagi

Namun cintamu abadi


Adakah di sana kau rindu padaku

Meski kita kini ada di dunia berbeda

Bila masih mungkin waktu kuputar kan kutunggu dirimu


Biarlah ku simpan sampai nanti aku kan ada di sana

Tenanglah dirimu dalam kedamaian

Ingatlah cintaku kau tak terlihat lagi

Namun cintamu abadi


Biarlah ku simpan sampai nanti aku kan ada di sana

Tenanglah dirimu dalam kedamaian

Ingatlah cintaku kau tak terlihat lagi

Namun cintamu abadi


Iihatlah cintaku kau tak terlihat lagi

Namun cintamu abadi






 


Oh. Inikah mangsa barumu

Setelah kau gunakanku

Mudahnya ku ditukar


Duplikasikan kita

dengan orang yang berbeza

Dahku sangka semua


Kutumpang gembira untukmu

Tapi satu harus kau tahu


Ini tak adil

Ya memang ku tak rela

Ini tak adil


Ku di sini derita

Kau di sana sedang tertawa

yang sepatutnya kita


Ini tak adil

Ini tak adil

Puas hatimu kini

Lihat ku separuh mati

Mereputku sendiri


Ini tak adil

Ya memang ku tak rela

Ini tak adil

Ku di sini derita

Kau di sana sedang tertawa

yang sepatutnya kita


Ini tak adil 

Ini tak adil


Ini tak adil

Ini tak adil





 



Berapakah kali kucuba untuk kita 

Berapakah kali air mata tertumpah

Ikutkan apaku rasa

Mahu kubakar semua tentang kita

Tak berdaya


Berapakah harus kubayar 

Untuk kau usir sendiri hidupmu dari hidupku


Biar aku simpan kamu

Tak ada yang tahu 

Tak ada yang mampu

Memikul semua rasa pedih kita


Biar kamu untuk aku

Walau mungkin gila

Walau mungkin hiba

Tetap kuterima

Meskiku tak rela


(Puisi:- Malis) "Mengikhlaskanmu bagai memaksa kematian sebelum ajal, seperti hujan yang tiba-tiba berhenti - padahal telah mencurahkan segala-galanya, seperti siang yang terpaksa berundur memberi ruang kepada malam - padahal ia sudah menerangi seterang-terangnya, seperti daun yang rela gugur - padahal pohon telah menjulang setinggi-tingginya, seperti kita yang pernah berbagi bahagia - kini tinggal aku yang separa gila." 


Biar aku simpan kamu

Tak ada yang tahu 

Tak ada yang mampu

Memikul semua rasa pedih kita


Biar kamu untuk aku

Walau mungkin gila

Walau mungkin hiba

Tetap kuterima

Meskiku tak rela












Anem Arnamee 2026 © TERIMA KASIH ♥



click to te top