Showing posts with label artis nasyid. Show all posts
Showing posts with label artis nasyid. Show all posts




LIRIK


INTRO 

Aku tak mampu

Aku tak mampu


VERSE 

Saat khabar itu ku dengar

Jatuh hatiku dah bergegar

Cinta ku rasul telah pergi

Air mata ku membasahi pipi


Sunyi malam ku menjadi saksi

Suara azan tak kumandang lagi

Namun tika cuba sekali lagi

Tak mampu ku menyambung kembali


CHORUS

Biar ku pergi membawa diri

Tak tertahan merindui nabi

Memori indah terngiang lagi

air mata membasahi pipi


Sungguh beratnya menanggung sepi

Apa lagi yang ada disisi 

Kekasih sejati tak kembali

Biar biar aku pergi


RAP

Aku seorang hamba

Namun kau kasihi 

Bicara mu menguatkan jiwa yang terseksa

Kalimah Esa bergema 

Dan aku  

Terus bersamamu

Di setiap langkahku


Dan saat kau tiada

Luluh jiwa seluruhnya

Lidah kelu tak mampu tuk bersuara 

Hingga aku tak mampu

Menyebut namamu 

Ku merindui mu 


CHORUS LAST

Biar ku pergi membawa diri

Tak tertahan merindui nabi

Memori indah terngiang lagi

air mata membasahi pipi


Sungguh beratnya menanggung sepi

Apa lagi yang ada disisi 

Kekasih sejati tak kembali

Biar biar aku pergi


CHORUS





ONE PATH - KENANGAN





Kenangan masa lalu

Antara kau dan aku

masih dihati


kenangan, kenangan


Andai ada sebuah pertemuan

pastinya kan ada perpisahan

Okay, okay..

Tiada yang kekal di dunia ini


Mungkin takdir memisahkan kita

Namun kenangan tak hilang ditelan masa

Okay, okay

Namamu tersimpan di jiwaku


Banyak janji yang kita bina

Banyak mimpi yang kita cipta

Tapi takdir menulis cerita

Yang berbeza dari sangkaan kita berdua


Kini kau hilang

Yang tinggal hanya

rindu dan air mata


Kenangan masa lalu

Antara kau dan aku

masih dihati

Kan ku ingat sampai akhir waktu


Kenangan bersamamu

mengubat luka pedih

Mengukir senyum

Kan ku doa kau bahgia selalu


Im gonna be okay,

Walaupun hati sakit,

Kerna kenangan bersamamu terlalu ku nikmati

Ku terima terima takdirnya

Terima kehilangan dirimu

Eh eh eh

Kau tak tergantikan

Eh eh eh


Tika saat pertama

kita bicara tanpa curiga

Kau dengar setiap cerita

kau faham setiap luka

Kau pimpin langkah demi langkah

saat aku hilang arah

Kau ajar aku sabar

Saat asa ku memudar


Tika dunia menjauh pergi

Kau masih setia di sisi

Ketika semua hilang percaya

Kau memilih untuk percaya


Namun kini kau menghilang

Tuhan kuatkanku..


Kenangan masa lalu

Engkau dan aku

Ia yang terindah


Kenangan masa lalu

Antara kau dan aku

masih dihati

Kan ku ingat sampai akhir waktu

Kenangan bersamamu

mengubat luka pedih

Mengukir senyum

Kan ku doa kau bahgia selalu



LYRICS


ONE PATH - SAYONARA


Sayonara!

Sayonara!

Sayonara!

Sayonara!


Lagu ini adalah

teguran untukmu

Juga untuk diriku yang

ada agama..

Pernah ku jumpa manusia yang tak pernah, 

tak pernah rasa malu...


Tuhan beri agama, 

dia tunggang agama..

Ada pula yang gadai agama demi nama..


Apa semua ini?


Ya kita bukan malaikat yang sempurna,

namun itu bukannya alasan kita menjadi syaitan durjana..


Tidakkah kau sedar kau telah burukkan agama?


Sayonara

jangan biarkan diri hanyut terlena

dengan dosa dan noda

ya kita bukan malaikat

namun itu bukan alasan 

kau menjadi syaitan durjana


Yo, angkat tangan, 

pasang telinga,

masanya dah tiba

sayonara pada maksiat yang

telah lama bertakhta

Sayonara pada dosa yang buat hati karam


Usah esok baru nak padam silam

Kerna mati tak tunggu siang atau malam

Kau tak penat kah?

Berpura-pura?

Dunia memujimu tapi di langit kau dipandang hina


satu dua tiga ayuh terus melangkah

tutup buku lama yang penuh dengan noda

Jangan kau layan nafsu bagai raja, 

Kerna pasti nanti hati jiwa merana.





Ayuh buang topeng dunia

usah kejar bayang fatamorgana

Satu langkah kau menuju pada yang Esa

Seribu rahmat datang menghapuskan dosa


Sayonara

jangan biarkan diri hanyut terlena

dengan dosa dan noda

ya kita bukan malaikat

namun itu bukan alasan 

kau menjadi syaitan durjana


sayonara

sayonara 

sayonara








Ku bisikkan kata cinta ikhlas dariku

Yang memerlukan kasih dan sayang-Mu

Izinkan ku bawa hatiku bersama 

Memohon pimpinan-Mu


Apakah hari esok ada untukku

Mengucapkan kata cinta kepada-Mu

Ku berharap Kau tunaikan cita-citaku

Akhir bersama-Mu


Mungkin tak ku bisa kerana salahku 

Yang mengotor diri dan banyak dosaku

Hingga ku abdikan jiwaku untuk bersama-Mu 

Izinkan ku hidup dalam kasih-Mu


Ku mengejar cinta-Mu dan bawaku bersama

Menuju bahagia di dalam sejahtera

Tiada kata indah ku mengagung nama-Mu

Lafaz kasih suci


Harapan yang ada moga diterima

Ku bersujud rayu di penghujung masa

Hadirlah cinta-Mu di setiap helaku

Dan berseru Engkaulah Rahmanku




AUTOTUNE BAND - SAHABAT


Kita bermula tanpa sengaja

dalam tawa sederhana

Tak pernah ku sangka

kau yang paling bermakna


Kau anugerah terindah

Susah senang pun bersama

Kau bagai cahaya saat ku lelah


Sahabat kau lah ruang teduh,

yang terima segalanya

Engkau selalu ada 

tika aku lelah, lemah, 

resah, hilang arah

Tak pernah kau pergi dariku


Dalam diam kau hadir untuk mengubat luka

Saat dunia gelap, kau hadir jadi cahaya

Aku rapuh, hampir hilang arah

Kau peluk jiwa, tenangkan jiwaku yang resah


Kadang aku lupa untuk menghargai

Tapi engkau masih sabar menanti

segala kelemahanku

Segala salah silapku

engkau menerima aku


Sahabat kau lah ruang teduh,

yang terima segalanya

Engkau selalu ada 

tika aku lelah, lemah, 

resah, hilang arah

Tak pernah kau pergi dariku


Jika suatu hari nanti

Kau dan aku diuji 

ku harap kita masih sama

Walau dunia berubah

Hati kita tetap menuju Yang Satu







AUTOTUNE BAND - ABADI


Apa khabar hatimu?

Apa imanmu kian layu?

Mengapa lupa Dia Dia Dia

Apa yang engkau cari di dunia

Apa cerita amalmu?

Apa dosa penemanmu?

Mengapa lupa Dia Dia Dia

Sedang Dia setia menungguMu untuk kembali


Kau bangun pagi, dunia dalam kepala,

Impian tinggi, tapi Tuhan engkau lupa

Nikmat bertimbun tapi syukurmu ke mana

Hati makin kosong walau hidup ada segalaNya!


Kau hidup macam dunia ini kau yang punya

Kau lupa satu hari semua kan binasa

Kau tunda taubat, konon masih ada masa

Sedang maut depan mata


Apa khabar hatimu?

Apa imanmu kian layu?

Mengapa lupa Dia Dia Dia

Apa yang engkau cari di dunia

Apa cerita amalmu?

Apa dosa penemanmu?

Mengapa lupa Dia Dia Dia

Sedang Dia setia menungguMu untuk kembali


Berapa lama lagi 

jauh dari tuhan

berapa lama lagi

pilih kesesatan

berapa lama lagi

kau hilang pegangan

berapa lama lagi


Janganlah leka 

menipu diri

pahadal ajal makin dekat

kan menghampiri

dunia tak abadi

akhirat itu pasti

jangan kau tunggu sakit

baru kau nak tersedar


Apalah guna kau genggam dunia

Tapi kau lepaskan syurga 

yang yang 

abadi abadi abadi 

abadi abadi abadi


Apa khabar hatimu?

Apa imanmu kian layu?

Mengapa lupa Dia Dia Dia

Apa yang engkau cari di dunia

Apa cerita amalmu?

Apa dosa penemanmu?

Mengapa lupa Dia Dia Dia

Sedang Dia setia menungguMu untuk kembali

-----------------------------------

 


AUTOTUNE BAND - PERCAYA


Saat mentari menyinar

rembulan pula memudar

hakikat terasa mencengkam jiwaku


Harus sampai bila ku menanggung 

beban berat yang terus menghukum

Harus sampai bila ku termenung

ku cuba keluar mencari-Mu


Hey yeah

Percaya ku mampu berubah 

tiada siapa tahu sakitnya

fahamilah ku mahu kembali

padamu, aku amat kesali


ar-Rahman

ar-Rahim

al-Ghaffuru wal wadud


pada-Mu ke kembali

pada-Mu ku bersujud

terbuai dengan mimpi

dunia indak bak fantasi

terlalai hanya diri

terfikirku akan erti hidup


hey yeah

kau kata ku tak pernah nak acuh

sendirian ku selalu rapuh

selalu ku menadah meminta dihindarkan segala derita


bukan sekali ku jatuh berapa banyak kali

ku tersungkur ku percaya 

ku bisa tempuhinya dengan rahmat yang esa

Yeay yeay yeah


Hey yeah

Percaya ku mampu berubah 

tiada siapa tahu sakitnya

fahamilah ku mahu kembali

pada-Mu, aku amat kesali


Ku ingin melihat,

ku ingin merasa,

segala-gala yang telah Kau janjikan,

ku ingin cinta-Mu, mengubah hatiku

maafkanlah kesilapanku yang lalu


pohonku pada-Mu, 

Bicara ku rindu.

Tatkala terjatuh,

Berilah harapan,

peluang padaku

ku ingin kembali semula


Hey yeah

Percaya ku mampu berubah 

tiada siapa tahu sakitnya

fahamilah ku mahu kembali

pada-Mu, aku amat kesali


Ku ingin melihat,

ku ingin merasa,

segala-gala yang telah kau janjikan,

ku ingin cinta-Mu, mengubah hatiku

maafkanlah kesilapanku yang lalu




 




AUTOTUNE BAND - TENAT


Suara gema dunia 

membisik naluri alpa

marcapada sengsara

sangkar dewala senja


Kini sudah masa kutenat 

suntuk melambai pintu sakarat

berarak sangkala azimat

kupohon ampun sebelum terlambat


Kini sudah masa kutenat 

suntuk melambai pintu sakarat

berarak sangkala azimat

kupohon ampun sebelum terlambat


Umat sudah lupa

Hidup adalah Persinggahan 

Fatamorgana adalah khayalan 

Alam penyaksian 

berbekalkan wahyu Tuhan

racun halus menangkap menghambat kesongsangan

Tika itu satu jasad

Bangsa adam manusia keramat

Makhluk hebat akal cermat

Dipertanggungkan amanah berat

Sebagai hamba kekal beribadat

Sebagai wakil tuk seluruh ummat

Tapi hari demi hari umat tetap lupa akan

Segala matlamat


Tuju hasil materialistik

Nafsu berbicara fantastik

Muda mudi hilang kawal

Lancang berentakan

Oh dunia sudah penat 

Untuk menanggung umat


Demi masa

Sesungguhnya manusia dalam kerugian

Keranamu

Kutinggalkan segala dosa yang lalu


Dunia tenat

Jangan terlambat

Terus bertaubat 

Tak akan penat

Dunia tamat

Sudah terlambat

Aku terseksa seksa seksa


Bicara wahyu yang nyata 

Tenangkan jiwa nan lara

Masih sempatkah berjeda ?

Jika nafas hujung usia

 



𝗟𝗶𝗿𝗶𝗸 𝗟𝗮𝗴𝘂:

Chorus

Jangan-jangan- jangan

Layan orang gila

Cari perhatian

Di media masa


Jangan-jangan-jangan

Iayan orang gila

Nanti sama dengan

Dua kali lima


Zaman sekarang

Macam-macam orang

Hatinya tak tenang

Hidup rasa pincang


Duduk seorang diri

Tiada yang peduli

Lalu dia cipta

Watak imaginasi


Memang tujuannya

Untuk orang pandang

Orang sakit hati

Dia rasa girang


Orang macam ini

Kerja pecah belah

Kita yang bergaduh

Dia bikin wang


Ulang chorus


Dulu orang malu

Bila nampak kurang

Kini dah terbalik

Aibnya dicanang


Dulu anak jantan

Gaduh tengah padang

Kini maki hamun

Komennya saja lantang


Ingatlah dunia

Ini tipu-tipu

Tapi tetap ada

Malaikat dan buku


Di sini tak selesai

Di sana menunggu

Dunia nampak hebat

Akhirat baru tahu


Ulang chorus

 



Aku hanyalah hamba-Mu

Yang sentiasa melakukan dosa

Setiap saat setiap waktu

Diriku penuh

Dengan noda hitam


Ku sedari dan ku tahu

Sesungguhnya

Segalanya kepunyaan-Mu

Kau-lah pemilik yang hakiki 


Aku tak daya mengharungi

Segalanya penuh dugaan

Namun kerna-Mu biarku rasakan

Untuk-Mu ku sanggup

Tempuhi segala

Walaupun diriku tersungkur

Kan kubuktikan

Cintaku pada-Mu 


Ya Allah

Ku pohon keampunan dari-Mu

Semoga rintihanku

Diterima 




 



Salam cinta, salam rindu buatmu

Ya Rasulullah


Kau masih tersenyum mengubat lara

Melindung derita yang kau rasa

Senyummu manis yang menenteramkan

Setiap insan yang kebimbangan


Hakikatnya tak tertanggung lagi derita

Di pangkuan isterimu Humaira

Menunggu saat ketika nyawa

Diangkat ruh bertemu Yang Esa


Air dicelup di bejana air

Kau sapu di muka

Mengurangkan pedih beralun zikir

Menutur kasih pada umat dan akhirat


Dan tibalah waktu ajal bertemu

Penuh ketenangan jiwamu berlalu

Linangan air mata syahdu

Iringi pemergianmu


Oh sukarnya untuk umat menerima

Bahkan payah untuk Umar mempercaya

Tetapi iman merelakan jua

Bahawa manusia kan mati akhirnya


Tak terlafaz kata mendedah hiba

Gerhanalah seluruh semesta

Walau pun kau telah tiada

Bersemarak cintamu selamanya

Dan tibalah waktu ajal bertemu

Penuh ketenangan jiwamu berlalu

Linangan air mata syahdu

Iringi pemergianmu

Oh sukarnya untuk umat menerima

Bahkan payah untuk Umar mempercaya

Tetapi iman merelakan jua

Bahawa manusia kan mati akhirnya

Ya Rasulullah kau tinggalkan kami

Warisan yang abadi

Dan bersaksilah sesungguhnya kami

Merinduimu

 


Engkaulah dambaan

Belahan jiwaku

Engkau ku cinta

Hingga ke hujung nyawa

Kau kasihku


Engkaulah pujaan

Yang bertahkta dihatiku

Kau terpilih

Bakal pendampingku di syurga

Kau Bidadariku


Pre Co

Dirimu seperti bak cahayanya mentari

Yang menyimbah bumi dalam gersangnya hati

Kau umpama sinaran kasih

Rahmat dariNya,

Engkau Permaisuriku..


Co

Ku berdoa

Syukur dikurnia teman hidup sepertimu

Menemaniku hingga ke akhir hayatku

Melayani segala tentang baik dan burukku


Ku berharap

Segala duka hidup ku berubah bahagia

Bersama mu hingga ke hujung usia

Ku berserah hingga ke akhirnya


Engkaulah Permaisuriku

 




Hatta sehelai daun pun yang gugur 

Di dalam pengetahuan-Nya semua 

Sebutir benih jatuh di kegelapan malam 

Basah kering 

Tertulis dalam kitab-Nya yang nyata 


Ooo syukur pada-Mu Ilahi 

Kerana Engkau Maha Mengetahui 

Takkan mampu ku bersujud tanpa kasih-Mu 

Akulah hamba-Mu 

Ku pasrahkan rasa kasih sayang pada-Mu 

Redhai aku 


Biar sulit atau getir 

Senyum melerai kepedihan 

Itu semua anugerah 

Dari keadilan kasih dan sayang 

Buat hamba yang sentiasa 

Diuji tahap keimanannya 


Kau yang ku puja dan Kau yang ku sembah 

Hidup matiku semua kerana-Mu 

Dan itu matlamatku dengan takdir yang tertulis 

Di Luh Mahfuz 

Di hamparan kasih ku bersujud 

 LIRIK SYUKUR RAHMATMU





Hiasi hidup dengan kesyukuran

Sebagai tanda terima kasih pada tuhan

Ku mohon doa hanya padaNya

Tunduk hidup sebagai Hamba


Syukur itu satu pujian

Menzahir rasa nikmat yang dikurniakan

Sebagai tanda patuh suruhan

Mengharap rahmat pahala berpanjangan


Syukur…syukur selalu

Indah nikmat kurniaanMu

Syukur lisan syukur perbuatan

Hikmah syukur menuju keredhaan


Ya Rasulullah kesyukuranmu

Tertinggi yang dicontohi

Bersolat mengabdi diri

Sehingga kakinya tersakiti

Maka baginda pun bersabda

 ‎ﺷﻛورا ‎ﻋﺑدا ‎اﻛون ‎اﻓﻼ

“Salahkah ku menjadi hamba yang bersyukur ?”


Syukur yakin dengan nikmatNya

Berbaik sangka tingkat ketaqwaan

Syukur lisan puji Ilahi

Lazimi bibir lafaz hamdallillah


Istiqamah dengan amalan

Tunai suruhan tinggalkan larangan

walau diuji nikmat dan ujian

Tetap bersujud bukti kehambaan




Soutul Fauzan merupakan pasukan nasyid Sekolah Menengah Agama Nilai dan telah mewakili sekolah dalam pertandingan nasyid saban tahun. Pelbagai kejayaan telah dicapai oleh pasukan ini sejak 2018.

Pasukan ini telah merangkul Johan dalam Festival Nasyid dan Khat Sekolah-Sekolah (FNKSS) Peringkat Negeri Sembilan 2025 dan mewakili Negeri Sembilan ke peringkat kebangsaan di putrajaya pada tahun 2025.



 



(Verse 1)

Di sini bermula sebuah cerita

Tawa dan tangis kita bersama

Namun waktu tak pernah menunggu

Hari ini kita berpisah jua


(Pre-Chorus)

Setiap langkah meninggalkan jejak

Setiap kata terpahat di jiwa


(Chorus)

Selamat tinggal, kau yang ku hargai

Doaku mengiringi perjalananmu

Jika takdir menemukan kita lagi

Ku ingin kita tersenyum

Mengukir kenangan yang abadi


(Verse 2)

Tiada yang kekal di dunia ini

Hanya kasih dan memori

Semoga dirimu terus tabah berdiri

Menggapai impian di hati


(Pre-Chorus)

Setiap langkah meninggalkan jejak

Setiap kata terpahat di jiwa


(Chorus)

Selamat tinggal, kau yang ku hargai

Doaku mengiringi perjalananmu

Jika takdir menemukan kita lagi

Ku ingin kita tersenyum

Mengukir kenangan yang abadi


(Bridge)

Walau jauh kita terpisah

Nama mu tetap di dalam doa

Semoga Tuhan melindungi

Setiap langkahmu nanti


(Chorus)

Selamat tinggal, kau yang ku hargai

Doaku mengiringi perjalananmu

Jika takdir menemukan kita lagi

Ku ingin kita tersenyum

Mengukir kenangan yang abadi


(Outro)

Mengukir kenangan yang abadi

Di hati ini kau tetap dihargai




❗️❗️Full line-up Konsert Malam Hijrah Bergema TV AlHijrah❗️❗️



Bukan calang-calang artis kita tampilkan! Ini bukan sekadar konsert semata-mata, kita nak sambut tahun baharu dalam mengisi rohani kita dengan intipati Islam.

‘Lock’ tarikh 31 Disember 2025, yang dah ada tiket, kita jumpa di PICC Putrajaya. Siapa yang tak dapat tiket, jangan risau! Anda boleh tonton siaran langsung di TV AlHijrah saluran 114 atau di platform digital TV AlHijrah.

 TERAS AL FALAH


KOMPOSER LAGU: USTAZ MUJAHIDIN SYAHID

PENULIS LIRIK: HARRAZ IMAN & KHAIRUL ASYRAF





اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الفَوْزَ عِنْدَ القَضَاءِ وَمَنَازِلَ الشُّهَدَاءِ

وَعِيشَ السُّعَدَاءِ وَالنَّصْرَ عَلَى الأَعْدَاءِ


Al Falah seumpama sahmura di segara,

Disingkap segalanya sukma bercerita-citra,

Kilauannya abadi, tak pudarnya bersinar,

Duniawi Ukhrawi padanya jua disandar.


Laksana burung-burung sinergi berformasi,

Melayar cakrawala menuju destinasi,

Rencanalah Teras Al-Falah dimanifestasi,

Sinar Malaysia Madani menjadi solusi

Sinar Malaysia Madani menjadi solusi.


Al Falah seumpama sahmura di segara,

Disingkap segalanya sukma bercerita-citra,

Kilauannya abadi, tak pudarnya bersinar,

Duniawi Ukhrawi padanya jua disandar.


Syariat Islam dijaga dipasak utuh,

Terdidiknya minda rakyat mahir bersuluh,

Ekonomi terjana mapan saksama,

Dipandu lima rukun Islam yang utama.


Solat wajib ditunai dengan secara khusyuk,

Noda-noda ditinggal jugalah akhlak buruk,

Zakat-zakat dilunas tawadhu’lah dipupuk,

Integritinya disemai sempurnanya kian dibentuk.


Jadilah Al Mukmin,

Hindari Korupsi Dini,

Contohi Al Amin,

Contohi Al Amin,

Amal Ihsan Insani.


Ayuh semua laskar Khalifah,

Menuju mekar akidah ampuh,

Kalam syahadah di dada tabah,

Demi Al-Falah menggapai utuh,

Demi Al-Falah menggapai utuh.


Qasidah: Hayya Alal Falah... menuju Madani


Al Falah seumpama sahmura di segara,

Disingkap segalanya sukma bercerita-citra,

Kilauannya abadi, tak pudarnya bersinar,

Duniawi Ukhrawi padanya jua disandar





One Path - KECEWA
Lirik & lagu: Adnin Roslan




lagu ini aku tujukan untuk 
dirimu yang hanyut dengan cinta
tidakkah kau sedar bahawa cintamu
merosakkan seluruh sanubari ini

lalu hatimu mula buta
bahgia palsu semata
sengketa demi sengketa
lalu kau mula derita
mengejar manusia
hingga lupa Pencipta
cinta inikah yang kau cari selama ini?!

semoga hatimu mula terbuka
kembali mengejar cinta sebenar
aku tak mahu kau sedih lagi
kecewa dengan cinta manusia

lagu ini aku tujukan untuk
diri kamu yang hanyut dengan dunia
Takkan nak tunggu neraka depan mata
baru kau tersedar ingin berubah

lalu hatimu mula buta
bahgia palsu semata
sengketa demi sengketa
lalu kau mula derita
mengejar dunia
hingga lupa Pencipta
Apakah ini yang kau cari selama ini?!

semoga hatimu mula terbuka
kembali mengejar cinta sebenar
aku tak mahu kau sedih lagi
kecewa dengan cinta manusia
(kecewa)

hoo

lalu hatimu mula buta
bahgia palsu semata
sengketa demi sengketa
lalu kau mula derita
mengejar manusia
hingga lupa Pencipta
cinta inikah yang kau cari selama ini?!

semoga hatimu mula terbuka
kembali mengejar cinta sebenar
aku tak mahu kau sedih lagi
kecewa dengan cinta manusia

semoga hatimu terbuka
kembali mengejar cinta sebenar
ku mahu kau tersenyum kembali
bahgia dengan cinta ilahi

 



TAUBAT PENDOSA


Langkah terhenti hati gelisah

Fikiran meracau tiada tenangnya

Terimbau kenangan yang silam

Jiwa menderita kelam


Air mataku jatuh berlinangan

Hati sayu memohon keampunan

Mengharap kasih sayangMu

Kekal berpanjangan 


Hati hiba mengadu kepadaMu

Dosa dosa silamku

Bagaikan buih di lautan luas

Yang tiada bertepi


Di malam yang syahdu

Ku bermunajat memohon ampun dariMu

Pengabdianku permulaanku pengakhiranku

Hanyalah padaMu


Air mataku jatuh berlinangan

Hati sayu memohon keampunan

Mengharap kasih sayangMu

Kekal berpanjangan

Ku bersujud di malam yang sepi

Memohon ampun dari mu ya Rabbi

Tangisku taubatku 

Hanya padamu oh tuhanku


MaghfirahMu amat bererti

Buatku hambamu yang hina ini

Terimalah taubatku

Taubat pendosa


Hati hiba mengadu kepadaMu

Dosa dosa silamku

Bagaikan buih di lautan luas

Yang tiada bertepi


Di malam yang syahdu

Ku bermunajat memohon ampun dariMu

Pengabdianku permulaanku pengakhiranku

Hanyalah padaMu


Tiada tenang menusuk dikalbuku

Melainkan dapat bertemu denganMu

Mengharap redha dan kasihMu

Erat mencengkam kalbuku

Sepanjang hayatku




 




Tuhan Dulu Pernah Aku Menagih Simpati

Kepada Manusia Yang Alpa Jua Buta

Lalu Terheretlah Aku Dilorong Gelisah

Luka Hati Yang Berdarah Kini Jadi Parah


Semalam Sudah Sampai Ke penghujungnya

Kisah Seribu Duka Ku Harap Sudah Berlalu

Tak Ingin Lagi Ku ulangi Kembali

Gerak Dosa Yang Menghiris Hati


Tuhan Dosaku Menggunung

Tapi Rahmat-Mu Melangit Luas

Harga Selautan Syukurku

Hanyalah Setitis Nikmat-Mu Di Bumi


Tuhan Walau Taubat Sering Ku mungkir

Namun Pengampunan-Mu Tak Pernah Bertepi

Bila Selangkah Ku rapat Pada-Mu

Seribu Langkah Kau Rapat Padaku











Anem Arnamee 2026 © TERIMA KASIH ♥



click to te top